Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Nelayan Cisolok Dukung TOTONG SUPARMAN menjadi Cabup

Written By PKS LabuhanRatu on Kamis, 02 Juli 2015 | 13.40

PKSPalabuhanratu.org - Pasca keluarnya SK tentang penetapan Calon Bupati Sukabumi dari DPP PKS, Calon Bupati Totong Suparman terus meraup dukungan. Setelah beberapa hari yang lalu dapat dukungan dari para Jaro atau Kepala Desa dan kelompok tani serta masyarakat lainnya, kini dukungan datang dari Kelompok nelayan Kecamatan Cisolok.

Dukungan untuk tokoh yang menjiwai masyarakat Sukabumi ini, terlihat saat Totong Suparman menghadiri acara buka bersama di Masjid Al-Ma'mur Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kampung Pajagan Desa Cikahuripan Cisolok Rabu, 01/07/2015. yang juga dihadiri Bupati Sukabumi Sukmawijaya, Kepala Kandepag Sukabumi, kepala KUA, Camat Cisolok, dan Kepala Desa Cikahuripan, Harapan dan impian pun disampaikan masyarakat yang kebanyakan sebagai nelayan ini kepada Totong.

Ketua Nelayan Cisolok H. Ewen Suwendi mengatakan, Totong Suparman yang merupakan sebagai tokoh  yang telah menjadi bagian dari pembangunan Kabupaten Sukabumi ini. Warga pun berharap Totong Suparman bisa meningkatkan pembangunan di daerah tersebut jika nanti terpilih sebagai Bupati.

Mendapat dukungan dari masyarakat, Totong Suparman mengucapkan terima kasih dan memohon doa restunya agar dilapangkan menuju jalan demokratis, jujur dan adil. Oleh karena itu,  warga harus berpartisipasi mendukung terlaksananya pilkada yang akan menentukan kabupaten Sukabumi 5 tahun kedepan.

"Kalau soal permintaan warga, untuk melanjutkan pembangunan, itu sudah menjadi komitmen kita. Sukabumi mempunyai banyak potensi baik sumber daya alam maupun manusia. Potensi itu harus bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemajuan masyarakat Sukabumi" tutup Totong Suparman.
Dalam acara buka bersama ini juga, dibagikan 200 paket sembako untuk warga. (SM)







Dukungan TOTONG jadi Cabup Sukabumi Terus Mengalir

Written By PKS LabuhanRatu on Rabu, 01 Juli 2015 | 05.58

PKSPalabuhanratu.org - Dukungan terhadap Totong Suparman, jadi calon bupati Sukabumi 2015-2020 terus mengalir dari berbagai masyarakat. Setelah mendapat dukungan dari para Kepala Desa/Jaro, kini dukungan datang dari Kelompok Tani yang ada di Kecamatan Cikakak.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Tunas Tani Cikakak, Dendi Rusdian mengatakan, dukungan yang diberikan kepada Totong Suparman, karena dinilai energik dan memilki kredibilitas dan pengalaman yang tinggi dan siap memimpin Kabupaten Sukabumi. 

"Kami mendukung terhadap Totong Suparman karena beliau  salah seorang tokoh yang visioner yang memiliki komitmen kuat untuk membangun Sukabumi lebih baik dari apa yang ada saat ini," kata dia.

Oleh karena itu, Dendi mengharapkan dan menghimbau kepada seluruh anggota Klompok Tani  jangan sampai tidak menggunakan hak pilihnya dan jangan golput. “Saya selaku Ketua Kelompok Tani juga berharap dalam waktu 5 menit saat pemilihan di TPS, tentukan pilihanya, jangan sampai karena salah memilih dalam waktu 5 menit di TPS berujung selama 5 tahun kedepan menjadi penyesalan,” katanya.

Namun demikian, kata dia, menilai bahwa Totong dimata masyarakat Sukabumi hingga saat ini sangat merindukan sosok seperti Totong yang telah banyak mengabdikan diri untuk membangun  Kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Banten  itu. Hal ini bisa dirasakan ketika beliau menjadi Anggota DPRD kabupaten Sukabumi.

"Selama menjabat anggota DPRD Totong memiliki peran besar membangun Sukabumi, namun kontribusi Totong akan lebih jelas jika rakyat Sukabumi memberikan kesempatan untuk menahkodai Sukabumi lima tahun mendatang," ucapnya.

Ia mengungkapkan, Totong yang juga Ketua DPD kabupaten Sukabumi dan pengusaha ini memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilkada 2015.

"Tingkat popularitas Totong di Kabupaten Sukabumi terus mencuat seiring dengan mengalirnya berbagai dukungan baik dari elemen masyarakat maupun partai politik ," ungkapnya.(SM)

Piqih Shaum

Written By PKS LabuhanRatu on Jumat, 19 Juni 2015 | 05.40

PKSPalabuhanratu.org - Shaum atau puasa secara bahasa artinya menahan atau mengekang. Sedangkan  secara istilah ,”menahan diri dari makan dan minum serta hal-hal yang membatalkannya sejak terbit fajar sampai terbenam matahari, dengan disertai niat untuk berpuasa.

Puasa Ramadhan diwajibkan oleh Allah SWT  untuk pertama kalinya pada tahun ke-2 Hijriyah. Perintah untuk melaksanakan puasa Ramadhan didasarkan pada QS al-Baqoroh ayat 183-185 dan Hadits Rasulullah: HR. Bukhori Muslim.


Syarat Melaksanakan Puasa

1.  Muslim        
2.  Balig (HR.Abu Dawud)
3.  Berakal sehat
4. Kuat menjalankannya (QS.Al-Baqoroh:184)
5. menetap/bermukim (QS.Al-Baqoroh: 185)

Rukun Puasa

1.     Niat, bagi yang melaksanakan shaum ramadhan harus berniat sejak malamnya untuk menunaikan shaum (HR. Tirmidzi) sebagian ulama mengatakan bahwa dengan melaksanakan sahur berarti dia sudah berniat.
2.     Menahan diri dari segala yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Hal-hal yang Membatalkan Puasa
1.     Makan dan minum disengaja
2.     Sengaja melakukan persetubuhan di siang hari
3.     Muntah disengaja (jumhur ulama) sedangkan salahsatu riwayat imam Ahmad mengatakan sengaja ataupun  tidak tetap batal.
4.     Keluar darah haid (menstruasi) dan sedang nifas
5.     Hilang akal sehat
6.     Keluar air mani dengan sengaja
7.     Murtad atau keluar dari Islam
8.     Membatalkan niat puasa

Orang yang Dibolehkan Berbuka Puasa Ramadhan
1.     Orang yang sedang sakit (QS. Al-baqoroh:184-185)
2.     Orang yang bepergian jauh (QS. Al-Baqoroh: 184-185)
3.     Perempuan sedang hamil dan menyusui (HR. Al-Khomsah)
4.     Perempuan yang sedang haid
5.     Orang tua yang sudah pikun, diganti puasanya dengan membayar fidyah (QS.al-Baqoroh:184-185)

Fadhilah Puasa Ramadhan
1.     Akan menghapus dosa antara Ramadhan ke Ramadhan (HR. Muslim)
2.     Allah-lah yang akan membalas langsung puasa Ramdhan (HR. Bukhori)
3.     Bagi yang berpuasa Ramadhan Allah akan menyediakan pintu khusus di surga yakni “Rayyan”(HR. Bukhori muslim)
4.     Ibadah wajib akan dilipat gandakan sampai 700 kali lipat, sedangkan ibadah sunah sama dengan ibadah wajib (HR. Bukhori Muslim)
5.     Sepulu hari pertama adalah penuh dengan rahmat, sepuluh kedua penuh dengan maghfirah dan sepuluh terakhir adalah pembebasan dari api neraka (Hadits shahih)

 Sunah pada puasa ramadhan
1.     Menyegerakan berbuka puasa (HR. Bukhori muslim dan Tirmidzi)
2.     Berbuka dengan kurma (HR. Thobroni)
3.  Berdoa ketika berbuka:”Allahumma laka shumtu wabika amantu wa a’la rizkika     afthartu….(HR. Abu Daud)
4.     Melaksanakan sahur (HR. Bukhori Muslim)
5.     Mengakhirkan sahur, menjelang matahari terbit (HR. Ahmad)

Hal-hal yang harus banyak dilakukan di bulan ramadhan
1.     Memperbanyak sodakoh
2.     Memberi makan untuk orang berpuasa (HR. Ahmad)
3.     Qiyamul lail / tarawih(HR. Bukhori muslim)
4.     Banyak membaca al-Quran (HR. Bukhori muslim)
5.     Melakukan i’tikaf di mesjid sepuluh hari terakhir
6.     Menghidupkan malam dengan ibadah
7.     Banyak melakukan istighfar (ampunan) kepada Allah.
8.     Memperbanyak membaca doa,” Allahumma innaka a’fuwwun tuhibbul a’fwa fa’fuanni” (SM)


Sukmawijaya Siap mendukung penuh Totong Suparman di Pilkada

Written By PKS LabuhanRatu on Kamis, 18 Juni 2015 | 23.44

PKSPalabuhanratu.org - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dipastikan mengusung Totong Suparman sebagai calon Bupati Sukabumi di Pilkada 9 Desember mendatang. Kepastian itu diketahui dengan telah keluarnya SK DPP PKS nomor 53/SKEP/DPP - PKS/1436 yang ditandatangani Presiden PKS, M Anis Matta dan Sekjen PKS M Taufiq Ridlo. 

Dengan dikeluarkannya SK dari DPP ini, seluruh kader PKS kabupaten Sukabumi siap memenangkan pilkada di kabupaten Sukabumi. Sukmawijaya yang sekarang menjabat sebagai Bupati Sukabumi dua periode yang juga kader PKS ini siap mendukung penuh penetapan calon Bupati Totong Suparman oleh DPP. 

Hal ini disampaikan secara resmi oleh Sukmawijaya saat melakukan pertemuan dengan rombongan dari DPP yang diwakili oleh Wilda Banjabar (Banten Jakarta Jawa Barat) di kediaman Sukmawijaya di Cisaat Selasa malam 16/06/2015. Dalam pertemuan itu tampak hadir rombongan dari Wilda Banjabar, drh. Ahmad Ru'yat yang merupakan ketua Wilda Banjabar, Ade Surahman dan beberapa kiyadah PKS.  Pernyataan Sukmawijaya ini sekaligus mematahkan isu-isu tidak jelas yang  beredar di masyarakat bahwa Sukmawijaya tidak mendukung Totong Suparman.

Sebagaimana diketahui sebelum ada penetapan menjadi satu calon Bupati dari internal PKS, selain nama Totong Suparman ada Yusup Maulana atau H. Aka. Dengan adanya keputusan dari DPP ini, seluruh kader "sami'na wa a'tha'na" akan mendukung keputusan ini dan memenangkan Pilkadadi kabupaten Sukabumi yang sudah dua periode di pimpin kader PKS.(SM)

PKS Zonda 4 Palabuhanratu Gelar Tarhib Ramadhan 1436 H

Written By PKS LabuhanRatu on Selasa, 16 Juni 2015 | 07.01

PKSPalabuhanratu.org - Menyambut kedatangan bulan Ramadhan 1436 H yang tinggal beberapa hari lagi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Zonda 4 Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Ahad, 14 Juni 2015 mengadakan kegiatan Tarhib Ramadhan.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini, dalam bentuk konvoi dengan menggunakan kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat. Peserta berkumpul di Terminal Cisolok dan berakhir di Kampung Kiara Koneng Kecamatan Simpenan. Di sepanjang jalan yang dilalui, kader membagikan jadwal Imsyakiyah Ramadhan.

Dalam sambutannnya Ketua Zonda 4 PKS Palabuhanratu H. Yedi Rusmiadi, S.Pd.I mengatakan, "kegiatan ini dilaksanakan untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa ibadah shaum Ramadhan akan datang beberapa hari lagi. Oleh karena itu, kita dituntut untuk mempersiapkannya agar ibadah shaum Ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya". katanya.

Kegiatan ini dihadiri ratusan kader dan simpatisan,  serta dihadiri anggota DPRD PKS kabupaten Sukabumi Dapil 4 Ustadzah Leni Liawati, S.Si. kegiatan ini diakhiri dengan botram "makan bersama". (SM)


Lebih Dekat Dengan Totong Suparman

Written By PKS LabuhanRatu on Selasa, 05 Mei 2015 | 20.04

PKSPalabuhanratu.org - Totong Suparman yang sekarang menjabat sebagai Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab. Sukabumi, yang juga pengusaha ini memutuskan berkencah di dunia politik dengan bergabung di Partai Keadilan (PK) yang lalu berubah nama menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Prinsip yang membuat Saya terjun di dunia politik adalah karena Umat Islam yang buta politik akan membuat Islam termarjinalkan oleh sebab itu Sebagai negara yang mayoritas penduduknya Islam maka umat Islam tidak boleh termarjinalkan, bukan berarti mengabaikan umat lain tapi bagaimana agar umat Islam tidak termajinalkan.

Walaupun ada sebagaian umat Islam berpendapat politik itu kotor dan Islam tidak boleh masuk yang kotor-kotor, langkah Ustad kelahiran 15 mei 1968 untuk berkiprah di PKS tak pernah surut. Baginya anggapan politik kotor yang berkembang di sebagian masyarakat itu adalah hasil perang pemikiran orang barat agar mereka tidak terganggu dalam berpolitik.
Mengapa PKS karena PKS adalah partai Islam yang kebijakan-kebijakannya pro Islam dan berusaha memberikan pencerahan kepada umat Islam pentingnya melek politik. Islam itu tidak lepas dari politik. Bagaimana kita ingin membangun suatu bangsa atau daerah jika tidak dimulai dari ranah politik. Karena pengambilan kebijakan dan regulasi lewat politik.
Tahun 2009 Ustadz Totong terpilih menjadi anggota DPRD Kab. Sukabumi periode 2009-2014. Di DPRD Ustad Totong sempat menjabat Ketua Fraksi sebelum berganti menjadi sekertaris komisi 2 yang membidangi pembangunan infrastruktur. Banyak usulan mantan anggota dewan ini yang ditindak lanjuti Bupati Kab. Sukabumi, Drs. Sukmawijaya.
Ustadz Totong lahir dari keluarga sederhana. Bisa kuliah bukan suatu kemampuan buat orang tuanya namun keinginan yang dipaksakan karena ingin melihat anaknya berhasil menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa. Tak aneh untuk mencukupi biaya kuliah ia harus mencari uang sendiri dengan cara berjualan.
Sejak kuliah tahun 90 an di kampus IPB sudah jualan segala macam barang, mulai dari kerajinan Tasik, kembang, keong mas, jamur, jagung bakar sampai kaktus. Lokasi jualan mulai di kampus, sekitar kost hingga di perempatan lampu merah Ciawi.
Kenangan yang tak bisa dilupakan Ustadz totong semasa mahasiswa adalah saat bersama teman-teman kostnya memperbaiki mushola yang berada tepat di belakang kostannya. 
Tahun 1997 Ustadz Totong mendirikan PT. Putra Ovendo Gemilang yang bergerak di bidang container, pertamanan dan swalayan. Yang menarik di bidang swalayan, pengusaha yang disegani di Kab. Sukabumi ini membuat terobosan mendirikan swalayan halal bekerja sama dengan LPPOM MUI. Sayang swalayan halal kurang mendapat respon dari masyarakat hingga akhirnya strateginya dirubah ke direct selling.
Setahun kemudian, tepatnya tahun 1998 mulailah Ustadz Totong berkiprah di politik. Diawali ikut gerakan reformasi di Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) akhirnya Ustad yang dekat dengan masyarakat ini bergabung di partai politik. “Saya ikut mendirikan KAMMI. Sering pula demo ke gedung DPR di Jakarta bahkan sampai menginap beberapa hari disana,” kenangnya sambil tertawa.
Kini dengan pengalaman segudangnya di bidang rohani, usaha dan politik, Ustadz Totong telah menjadi Pendakwah, Pengusaha dan Politikus sekaligus yang sukses di Kab. Sukabumi. 
sumber:http://totongsuparman.blogspot.com/

Netty : Tekankan Pentingnya Pendidikan Bagi Kaum Hawa

PKSPalabuhanratu.org - BANDUNG–Usai melaksanakan upacara Sidang Terbuka Senat Universitas Padjajaran, Wisuda Lulusan Gelombang III Tahun Akademik 2014/2015, di Graha Sanusi Hardjadinata Aula Unpad Jl. Dipatiukur No. 35 Bandung, Selasa (05/05), Isteri Gubernur Jawa Barat, Netty Prasetiyani Heryawan, mengungkapkan bahwa menimba ilmu setinggi mungkin sangatlah penting, termasuk bagi kaum hawa.
Menurutnya, kaum perempuan memerlukan kecerdasan yang memadai dalam mendidik anak-anaknya, terlebih di era globalisasi dan kemajuan teknologi ini. Netty memaparkan, perempuan harus memiliki pengetahuan lebih mengenai bagaimana menjaga anak-anaknya dari berbagai unsur destruktif. Karena itu, Netty menekankan bahwa dirinya sangat tidak setuju terhadap anggapan yang menilai kaum perempuan hanya akan “kembali ke dapur”.
“Saya sangat tidak sepakat kalau perempuan tidak perlu cerdas, karena hanya akan beraktifitas di sekitar dapur, kasur, sumur," tegas Netty ditemui usai upacara wisuda.
“Perempuan harus memiliki sebuah kecerdasan dan keterampilan tersendiri, mengenai bagaimana mengajari anak-anaknya menggunakan media secara bijak, juga bagaimana anak-anak memiliki pemahaman tentang kesehatan reproduksi yang utuh dan tepat," paparnya lagi.
Hal tersebut menurut Netty, sejalan dengan kutipan-kutipan Ibu Kartini dalam surat-suratnya yang meyebutkan bahwa tujuan kaum perempuan untuk memperjuangkan hak pendidikan bukanlah menjadi pesaing kaum pria, melainkan untuk menjalankan peranannya sebagai pendidik generasi muda.
“Kami disini, kaum wanita, menuntut hak pengajar pada kaum wanita dan anak-anak, bukan karena kami ingin menjadi pesaing atau kompetitor bagi laki-laki, tapi kalau kaum wanita cerdas, maka akan sangat besar pengaruhnya terhadap peran yang diberikan oleh alam pertama kali kaum perempuan, untuk menjadi pendidik umat manusia," ujar Netty mengutip kalimat Ibu Kartini.
sumber: http://www.jabarprov.go.id

Gubernur : Tahun 2015, Akan Bangun 33.520 Rutilahu

Written By PKS LabuhanRatu on Sabtu, 02 Mei 2015 | 14.06

PKSPalabuhanratu.org - BANDUNG-Guna keberhasilan pelaksanaan Pembangunan Rutilahu di Tahun 2015, Pemerintah Provinsi Jawa Barat  lakukan kerjasama dengan Kodam III/Siliwangi dan Kodam Jaya.  Penandatanganan kerjasama tersebut berbentuk MOU yang ditanda tangani bersama antara Gubernur dan Pangdam disaksikan Ketua DPRD Prov. Jabar, Kamis (30/4) di Aula Barat, Gd. Sate Bandung.
Gubernur dalam sambutannya mengatakan, bahwa di tahun 2015 ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat merencanakan membangun sebanyak 33.520 Rutilahu. Guna berhasilnya pembangunan itu, diperlukan adanya kerjasama dengan pihak TNI yang dalam hal ini dengan Kodam III/Siliwangi dan Kodam Jaya. 
"Berkaca pada pemabangunan rutilahu di Jawa Timur yang dikerjasamakan dengan pihak TNI dan berhasil dengan baik, maka menurut Gubernur, "mengapa tidak, bahwa di Jawa Baratpun akan dilakukan kerjasama yang seperti itu, lanjut gubernur. Kita seyogianya mencontoh hal-hal yang baik sebagaimana dilaksanakan  pembangunan rutilahu di Jawa Timur, tambah Gubernur.
Soal pembangunan Rutilahu ini, menurut Gubernur adalah merupakan janji kampanyenya bersama wakil gubernur. Oleh karena itu, ia sangat yakin, bahwa target kedepan pembangunan akan lebih banyak lagi".
Menurut Gubernur, di tahun 2014, diprogramkan 20 ribu rutilahu, namun hanya terealisasi 11 ribu. Kemudian di Tahun 2015 programnya 20 ribu rutilahu ditambah sisa tahun lalu, sehingga menjadi 33.520 rutilahu, jelas Gubernur.
Sejumlah itu (33.520 rutilahu) telah dianggarkan melalui APBD. Tiap rutilahu mendapat bantuan sebanyak Rp 10 juta. Jadi untuk tahun 2015 ini, dianggarkan sebesar Rp 330,52 Milyar, ujar Gubernur.
Gubernur menyampaikan terima kasihnya kepada Kodam III/Siliwangi dan Kodam Jaya atas kerjasama ini. "Kerjasama ini merupakan tugas undang-undang". Kerjasama ini, akan menjadi langkah demi langkah melakukan pembangunan sesuai yang diinginkan, demikian Gubernur.
sumber: jabarprov.co.id

Pejabat Moderat

PKSPalabuhanratu.org - Kisah ini ditulis oleh Ustadz Hepi Andi Bastoni, dan dimuat di Majalah Sabiliku Bangkit, edisi perdana (Juni 2014). Kisah tentang bagaimana selayaknya pemimpin meletakkan gemerlap dunia di tangannya.

Abu Ubaidah bin al-Jarrah sedang berada di sebuah wilayah daerah Antokia bersama pasukan perangnya. Sahabat kepercayaan Rasulullah saw ini bersyukur karena tempat itu begitu nyaman dan menyenangkan bagi pasukannya untuk beristirahat. Selain udaranya yang sejuk, tempat itu pun ditumbuhi pepohonan rindang. Suasana itu membuat pasukannya betah berlama-lama beristirahat di tempat tersebut. Sebagian mereka merebahkan tubuhnya, menikmati semilir angin yang berhembus.

Melihat kondisi itu, Abu Ubaidah bin al-Jarrah tiba-tiba merasa gelisah. Sesuai rencana ia memang ditempatkan di daerah subur itu oleh Khalifah Umar bin Khaththab. Di satu sisi ia bersyukur dengan kondisi alamnya yang demikian nyaman. Namun di sisi lain, ia tak mau terlena. Ia takut tergelincir dalam kemewahan hidup dan melalaikannya dari perjuangan. Abu Ubaidah bermaksud menebangi pohon-pohon di daerah itu. Sepucuk surat ia layangkan ke Khalifah Umar bin Khaththab di Madinah.

Surat itu pun segera dibalas oleh Umar seraya berkata, “Allah tidak mengharamkan semua yang baik bagi orang-orang yang bertakwa dan berbuat kebajikan. Bacalah surah al-Mukminun ayat 51 yang berbunyi, “Hai para rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik dan kerjakanlah amal yang shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Umar lalu melanjutkan nasihatnya, “Seharusnya Anda memberikan kesempatan kepada pasukan untuk beristirahat di daerah yang sejuk serta memberi makan yang cukup agar mereka terbebas dari kecapekan karena memerangi kaum kafir.”

Kisah yang disajikan ulang oleh Abbas Mahmud al-Aqqad dalam Abqariyatu Umar-nya ini menampakkan sisi lain dari kezuhudan Umar bin Khaththab. Kalau dalam banyak riwayat kita menjumpai anjuran Umar agar kaum Muslimin hidup sederhana dan “menghindari” kehidupan mewah, maka pada kisah ini kita menemukan sisi berbeda. Umar memerintahkan agar Abu Ubaidah bin al-Jarrah dan pasukannya menikmati keindahan alam Antokia yang begitu menyenangkan.

Ini tentu saja bukan sikap tidak konsisten Umar. Pada kisah ini, Umar tidak berbuat untuk dirinya tapi buat orang lain. Lagi pula, apa yang dianjurkan Umar merupakan hal yang amat wajar dan dibenarkan syariat. Adapun terhadap hal yang menyimpang, Umar sangat tegas.

Pada kesempatan lain, sebagian kaum Muslimin banyak yang melaksanakan shalat di bawah Pohon Ridhwan. Yaitu, tempat dimana Rasulullah saw dan para sahabatnya melaksanakan Baitur Ridhwan. Melihat hal itu, Umar segera memerintahkan untuk menebang pohon tersebut meski sebagian sahabat Nabi saw lainnya tidak setuju. Umar sangat khawatir, kalau hal itu dibiarkan bisa membawa perilaku syirik.

Ini fragmen kisah yang berbeda. Umar benar-benar mengetahui perbedaan keduanya dan bagaimana mengatasinya. Sikap ini penting diteladani khususnya oleh para pejabat. Mereka harus bisa membedakan, mana yang halal dan haram. Mana zuhud dan mana miskin.
Umar amat membenci kemiskinan tapi pada saat yang sama dia begitu zuhud. Pada saat bersamaan, ia juga mempersilakan orang lain untuk menikmati kesenangan sewajarnya.

Terdapat perbedaan yang jauh antara sikap hidup zuhud dengan miskin. Allah dan Rasul-Nya amat membenci hidup miskin, tapi menganjurkan hidup zuhud. Orang-orang yang hidup zuhud adalah mereka yang secara wajar mampu menikmati kemewahan, tapi ia menghindar. Ia tidak mau mengambil kenikmatan itu dan hanya menikmati yang sedikit saja. Sekadarnya. Tidak berlebihan.

Sedangkan miskin adalah orang yang hidup susah dan tidak punya apa-apa. Umar bin Khaththab dan para sahabat Rasulullah saw adalah mereka yang hidup zuhud, bukan miskin. Sebab, kalau mereka mau, istana Persia sudah berada dalam genggaman. Kekuasaan Islam saat itu sudah melebarkan sayapnya ke segenap penjuru dengan segala kemewahannya.

Itu juga yang dilakukan Umar bin Abdul Aziz. Khalifah Bani Umayyah ini hidup zuhud dan bukan miskin. Kalau mau, Umar bin Abdul Aziz bisa mendapatkan segala kemewahan yang ia inginkan. Saat itu, ia menjabat khalifah.

Para pejabat dituntut supaya bisa membedakan mana haknya dan mana hak rakyat. Hudzaifah Ibnul Yaman pernah “menggerutu” karena Umar hanya menyajikan makanan berupa roti kering dan minyak. Padahal saat itu di dapur umum sedang dimasak makan enak. Umar menjawab, “Engkau kupanggil untuk menikmati makananku. Sedangkan yang ada di dapur umum itu bukan milikku, tapi kepunyaan kaum Muslimin.”

Bagi Umar, pejabat negara sama saja dengan rakyat jelata. Mereka harus menjadi teladan bagi rakyatnya, hidup sederhana dan wajar sebagaimana masyarakat kebanyakan. Umat tidak ingin melihat para pejabat negara, baik yang berada di pusat maupun daerah, hidup berfoya-foya sedangkan rakyatnya menderita.

Namun Umar juga tidak menyukai para pejabatnya hidup terlalu sederhana sehingga muncul kesan tidak wajar. Umar pernah menegur salah seorang pejabatnya di Yaman karena mengenakan pakaian mewah dan wewangian berlebihan. Setahun kemudian Gubernur Yaman itu datang dengan pakaian compang-camping. Umar langsung menegurnya, “Aku tidak mengharapmu seperti ini. Demikian juga sebaliknya, aku tidak menyukaimu hidup berlebihan. Aku mengharapkan gubernurku, hidup secara wajar, tidak hidup penuh kenistaan tapi tidak juga bermegah-megahan. Kalian boleh makan, minum, dan mengenakan mewangian. Dalam tugas kalian nanti, kalian akan mengetahui apa yang aku benci.”

Umar memberikan keteladanan luar biasa kepada para pejabat bagaimana menghadapi kemewahan dunia. Para pejabat harus mampu hidup moderat, pertengahan. Ia hidup tidak berlebihan dan tidak juga kekurangan.

Sikap hidup seperti ini perlu dilakukan karena pejabat adalah cermin bagi rakyatnya. Diinginkan atau tidak, ia akan menjadi sorotan pubik. Kalau kehidupan para pejabatnya foya-foya, akan muncul dua kemungkinan: ia akan dibenci rakyatnya atau rakyat akan mengikuti sikap hidupnya. Keduanya sama-sama tidak baik.

Sebaliknya, jika para pejabat hidup ternista, akan muncul juga dua kemungkinan: rakyat akan menghinakannya atau mengikutinya hidup ternista. Keduanya tidak ada yang baik. Maka, sikap hidup moderat dan sewajarnya adalah pilhan tepat.

Pada haji terakhir yang dia laksanakan sebelum wafat, Umar mengajarkan kita sebuah doa: Allahumma laa tuktsir lii minad dunya fa athgha, wa laa tuqlil lii minha fa ansaa (Ya Allah, janganlah engkau perbanyak bagiku duniaku sehingga membuatku melampaui batas. Tapi jangan juga Engkau persedikit duniaku sehingga membuatku lupa).

Sumber : http://sabiliku.com/pejabat-moderat/
(Tulisan ini dimuat di Majalah Sabiliku Bangkit Edisi Perdana/TH 01/Sya’ban 1435 H/Juni 2014 M )

Fakta dan Data Syi’ah di Indonesia

Written By PKS LabuhanRatu on Selasa, 28 April 2015 | 09.34

PKSPalabuhanratu.org - Setelah meletusnya revolusi Iran pada tahun 1979 M, paham Syi’ah Imamiyah (Syi’ah Itsna Asyariyah) mulai masuk ke Indonesia. Diantara tokoh yang terpengaruh dengan paham Syi’ah adalah Husain al-Habsy, Direktur Pesantren Islam YAPI Bangil. Al-Habsy kemudian aktif menyebarkan ideologi Syi’ah dengan kemasan apik dan berslogan persatuan kaum muslimin.
Pada tahun 1980-an, al-Habsy mengirim sejumlah santrinya untuk belajar di Hauzah Ilmiyah di Qum, Iran. Sepulang dari Qum, para santri kemudian menyebarkan ajaran Syi’ah melalui sejumlah kegiatan, baik di bidang politik, pendidikan, media, sosial, ekonomi, maupun kesehatan. Dalam bidang politik, mereka masuk ke partai-partai. Dalam bidang pendidikan mereka mendirikan sekolah dari TK sampai Perguruan Tinggi. Dibidang media mereka mendirikan koran, majalah, televisi, penerbitan buku, selebaran, dsb. Dalam bidang sosial, mereka mempraktekkan nikah mut’ah. Dalam bidang ekonomi mereka membuka toko-toko, membeli angkutan-angkutan umum, dan aktif dalam dunia perdagangan secara umum. Dalam bidang medis, mereka membangun rumah sakit dan klinik pengobatan. Pada tahun 1993, jati diri al-Habsy sebagai orang Syi’ah terkuak saat dia mengirimkan laporan kegiatan Syi’ah Indonesia ke Ayatullah di Iran dan saat itu 13 guru yang bermadzhab Ahlussunnah keluar dari pesantrennya.
Inilah gerakan Syi’ah, begitu terorgaisir dengan rapi. Adapun reaksi Ahlussunnah masih bersifat tidak konsisten. Jika ada keributan mereka bergerak, jika tidak ada, mereka hanya diam dan pasif, padahal Syi’ah semakin lama semakin berkembang.

Kader
Secara umum kader-kader Syi’ah merupakan alumnus Hauzah Ilmiyah di Qom Iran dan Suriah. Jumlah mereka mencapai ratusan orang dan tersebar di berbagai kota dan desa. Mereka aktif mengajak masyarakat untuk masuk kedalam kelompok Syi’ah, baik di rumah, sekolah, masjid, forum, ikatan, maupun lainnya.
Penikut Syi’ah ini kemudian membuat ikatan yang disebut dengan IJABI (Ikatan Jamaah Alhul Bait Indonesia) dengan tokoh pelopornya Ahmad Baraqbah, Jalaludin Rahmat, Dimitri Mahayana, dan Zahir bin Yahya. Dan melalui ormas Ahlul Bait Indonesia (ABI) yang dideklarasikan tahun 2011 oleh ketuanya Hasan Dalil Alaydrus.
Yayasan
Untuk memayungi secara hukum, orang Syi’ah kemudian membuat sejumlah yayasan. Ahmad Baraqbah, salah seorang tokoh Syi’ah, pada tahun 1995 M, mengatakan dalam majalah Umlumul Qur’an bahwa umlah yayasan Syi’ah di Indonesia mencapai 40 buah tersebar di berbagai wilayah: Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Jember, Bangil, Pontianak Kalimantan Barat, Samarinda Kalimantan Timur, Banjarmasin Kalimantan Selatan, dll. (Majalah Ulumul Qur’an, Edisi 4/1995M)
Peran Media Cetak
Syiah memanfaatkan media cetak untuk menyebarkan pahamnya. Untuk itu mereka membuat selebaran, majalah dan membangun puluhan penerbit dan percetakan seperti Mizan, Pelita Bandung, Hidayah, as-Sajjad, Abu Dzar Jakarta, Yapi Lampung, Lentera dan sebagainya.
Secara umum buku yang diterbitkan adalah buku terjemahkan dari buku-buku karya ulama Syi’ah seperti Khomaini, Muthahhari, Ali Syariati, Muhammad at-Tijani at-Tunisi dan lain-lain. Ada pula buku-buku yang merupakan hasil karya putra-putri Syi’ah Indonesia.
Adapun majalah dan selebaran yang mereka terbitkan antara lain:
1. Majalah al-Quds diterbitkan oleh kedutaan Iran di Jakarta dengan bahasa Indonesa.
2. Majalah al-Mawaddah diterbitkan oleh IJABI cabang Bandung, Jabar.
3. Majalah al-Huda diterbitkan oleh Syi’ah di Jakarta.
4. Majalah al-Hikmah diterbitkan oleh yayasan al-Muthahari Bandung.
5. Majalah al-Musthafa diterbitkan oleh Syi’ah di Jakarta.
6. Buletin al-Jawad dan al-Ghadir diterbitkan oleh yayasan al-Jawad Jakarta.
7. Buletin at-Tanwir diterbitkan oleh yayasan al-Muthahari.
8. Buletin Ibnus Sabil diterbitkan oleh Syi’ah di Pekalongan, dll.

Peta Pergerakan Syi’ah di Indonesia
Nama-Nama Yayasan
1. Yayasan Fatimah Jakarta
2. Yayasan Al-Muntazhar Jakarta
3. Yayasan Al-Uqailah
4. Yayasan Ar-Radhiyyah
5. Yayasan Mula Shadra Bogor Jawa Barat
6. Yayasan An-Naqi
7. Yayasan Al-Qurba
8. Yayasan YAPI Bangil Jawa Timur
9. Yayasan Al-Itrah Jember Jawa Timur
10. Yayasan Rausyan Fikr Jogjakarta
11. Yayasan Babiem Jember Jawa Timur
12. Yayasan Muthahhari Bandung Jawa Barat
13. YPI Al-Jawad Bandung Jawa Barat
14. Yayasan Muhibbin Probolinggo
15. Yayasan Al-Mahdi Jakarta
16. Yayasan Madinatul Ilmi Depok Jawa Barat
17. Yayasan Insan Cita Prakarsa Jakarta
18. Yayasan Asshidiq Jakarta
19. Yayasan Babul Ilmi Bekasi Jawa Barat
20. Yayasan Az-Zahra Jakarta
21. Yayasan Al Kazhim Jakrta
22. Yayasan Al Baro’ah Tasikmalaya Jawa Barat
23. Yayasan 10 Muharrom Bandung Jawa Barat
24. Yayasan As Shodiq Bandung Jawa Barat
25. Yayasan As Salam Majalengka Jawa Barat
26. Yayasan Al Mukarromah Bandung Jawa Barat
27. Yayayasan Al-Mujataba Purwakarta Jawa Barat
28. Yayasan Saifik Bandung Jawa Barat
29. Yayasan Al Ishlah Cirebon Jawa Barat
30. Yayasan Al-Aqilah Tangerang Jawa Barat
31. Yayasan Dar Taqrib Jepara Jawa Tengah
32. Yayasan Al Amin Semarang Jawa Tengah
33. Yayasan Al Khoirat Jepara Jawa Tengah
34. Yayasan Al Wahdah Solo Jawa Tengah
35. Yayasan Al Mawaddah Kendal Jawa Tengah
36. Yayasan Al Mujtaba Wonosobo Jawa Tengah
37. Yayasan Safinatunnajah Jawa Tengah
38. Yayasan Al Mahdi Jember Jawa Timur
39. Yayasan Attaqi Pasuruan Jawa Timur
40. Yayasan Azzhra Malang
41. Yayasan Ja’far Asshodiq Bondowoso Jawa Tengah
42. Yayasan Al Yasin Surabaya Jawa Timur
43. Yapisma Malang Jawa Timur
44. Yayasan Al Hujjah Jember Jawa Timur
45. Yayasan Al Kautsar Malang Jawa Timur
46. Yayasan AL Hasyimm Surabaya Jawa Timur
47. Yayasan Al Qoim Probolinggo Jawa Timur
48. Yayasan al-Kisa’Bali
49. Yayasan Al Islah Makasar Sulawesi
50. Yayasan Fikratul Hikmah Makasar Sulawesi
51. Yayasan Sadra Makasar Sulawesi
52. Yayasan Pinisi Makassar Sulawesi
53. Yayasan Lentera Makassar Sulawesi
54. Yayasan Nurtsaqolain Sulawesi Selatan
55. Yayasan Shibtain Riau Sumatra
56. Yayasan Al Hakim Lampung Sumatra
57. Yayasan Pintu Ilmu Palembang Sumatra
58. Yayasan Ulul Albab Aceh Sumatra
59. Yayasan Amali Medan Sumatra
60. Yayasan Al Muntadzar Samarinda Kalimantan
61. Yayasan Arridho Banjarmasin Kalimantan

Nama Majlis Taklim
1. Majlis Taklim Ar-Riyahi
2. Majlis Taklim Ummu Abiha Jakarta
3. Majlis Taklim Al Bathul Jakarta
4. Majlis Taklim Haurah Sawangan Depok Jawa Barat
5. Majlis Taklim Al Idrus Purwakarta Jawa Barat
6. Majlis Ta’lim An-Nur Tangerang Jawa Barat
7. Majlis Taklim Al Jawad Tasikmalaya Jawa Barat
8. Majlis Ta’lim Al-Alawi Probolinggo Jawa Timur

Nama Ikatan Organisasi
1. Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI)
2. Ikatan Pemuda Ahlulbait Indonesia (IPABI)
3. Himpunan Pelajar Indonesia (HPI)Iran
4. Shafful Muslimin Indonesia
5. Ikatan Pelajar Indonesia di Iran (ISLAT)
6. Perkumpulan Ahlul Bait Indonesia (TAUBAT)
9. Ahlu Bait Indonesia (ABI), dll

Nama Centre dan Forum
1. Islamic Cultural Center (ICC) Jakarta
2. Tazkiyah Jakarta
3. Al Hadi Jakarta
4. Al-Iffah Jember Jawa Timur
5. Forum Komunikasi Ahlul Bait (LKAB)

Nama Lembaga Pendidikan
1. SMA Plus Muthahhari Bandung dan Jakarta
2. Pendidikan Islam Al-Jawad
3. Islamic College for Advanced Studies
4. Sekolah Lazuardi dari Pra TK sampai SMP Jakarta
5. Sekolah Tinggi Madinatul Ilmu Depok Jawa Barat
6. Madrasah Nurul Iman Sorong Irian
7. Pesantren Al-Hadi Pekalongan
8. Pesantren YAPI Bangil Jawa Timur

Nama Penerbit Buku
1. Lentera
2. Pustaka Hidayah
3. Mizan
4. Yapi Jakarta
5. Al-Hadi
6. Al-Jawwad
7. Islamic Center Al-Huda
8. Muthahhari Press/Muthahhari Papaerbacks, dll

Nama Penulis
1. Alwi Husein
2. Muhammad Taqi Misbah
3. O.Hasyim
4. Jalaluddin Rakhmat
5. Muhsin Labib
6. Husein Al-Kaff
7. Sulaiman Marzuqi Ridwan
8. Dimitri Mahayana, dll

Nama Mahasiswa Qum Iran
1. Muhammad Taqi Misbah Yazdi
2. Euis Daryati, Mahasiswi S2 Jurusan Tafsir Al-Quran, Sekolah Tinggi Bintul Huda Qom. Ketua Fathimiah HPI 2006-2007.
3. Nasir Dimyati, S2 Jurusan Ulumul Quran Universitas Imam Khomeini Qom. Saat ini aktif di BKPPI.
4. Usman Al-Hadi, Mahasiswa S1 Jurusan Ulumul Quran Univ. Imam Khomeini Qom.
5. Abdurrahman Arfan, S1 Jurusan Ushul Fiqh di Jamiatul Ulum Qom, Republik Islam Iran.
6. M. Turkan, S1 Jurusan Filsafat & Irfan di Universitas Imam Khomeini Qom, Republik Islam Iran
7. Siti Rabiah Aidiah, Mahasiswi di Jamiah Bintul Huda, Qom, Jurusan Ulumul Quran.
8. Muchtar Luthfi, Ketua Umum Himpunan Pelajar Indonesia (HPI) di Republik Islam Iran periode 2006-2007, Sekjen Badan Kerjasama Perhimpunan Pelajar Indonesia (BKPPI) se-Timur Tengah dan Sekitarnya.
9. Herry Supryono, Mahasiswa S1 Fiqh dan Maarif Islamiyah di Madrasah Hujjatiyah Qom, Republik Islam Iran.
10. Saleh Lapadi, asal Sorong, alumni YAPI Bangil, Sekarang menempuh S2 di Qom Iran, pimred islat (islam alternatif)
11. Afifah Ahmad, Mahasiswi S1, Jurusan Maarif Islam di Jamiatul Bintul Huda, Qom Republik Islam Iran
12. Emi Nur Hayati Ma’sum Said, Mahasiswi S2 Jurusan Tarbiyah Islamiyah & Akhlak di Universitas Jamiah Azzahra, Qom-Iran
13. A. Luqman Vichaksana S1 Jurusan Filsafat & Irfan di Universitas Imam Khomeini Qom, Republik Islam Iran
14. Ammar Fauzi Heryadi, mahasiswa Jurusan Filsafat & Irfan di Universitas Imam Khomeini Qom, Republik Islam Iran.

Alumnus Qum Iran
1. DR. Abdurrahman Bima, Alumni dari Hawzah Ilmiah Qom, judul desertasi “Pengaruh Filsafat dalam Konsep Politik Khomeni”.
2. DR. Khalid Al-Walid, Alumnus dari Hawzah Ilmiah Qom, judul desertasi “Pandangan Eskatologi Mulla Shadra”
3. Muhsin Labib, Alumnus Hauzah Ilmiah Qom, Republik Islam Iran. Kandidat Doktor Filsafat Islam di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
4. Ali Ridho Al-Habsy cucu dari Habib Ali Kwitang, tahun 1974.
5. Umar Shahab, tahun 1976
6. Syamsuri Ali
7. Jalaludin Rahmat
8. Ahmad Barakbah
• Tahun 1990 M : 50 Mahasiswa Indonesia belajar di Qom Iran
• Tahun 1999 M : Jumlah lulusan lebih dari 100 orang
• Tahun 2001 M : 50 mahasiswa melanjutkan kuliah S2 di Qom
• Tahun 2004 M : 90 mahasiswa melanjutkan kuliah S2 di Qom
• Dr. Ali Maskan Musa ketua NU wilayah Jawa Timur belum lama ini berkunjung ke Iran dan dia melihat ada sekitar 7000 pelajar Indonesia, 300 diantaranya di Qom Iran. Sebagian ada yang mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah Iran, sedangkan sisanya dibawah tanggungan para ulama Qom.
• Setiap tahun direkrut 300 mahasiswa Indonesia ke Iran

Nama Majalah
1. Majalah Syi’ar
2. Majalah Al-Huda
3. Majalah Al-Hikmah
4. Majalah Al-Musthafa
5. Majalah Al-Mawaddah
6. Majalah Harian Al-Quds
7. Majalah Al-Tanwir
8. Majalah Al-Jawwad
9. Majalah Al-Ghadir
10. Majalah Babim, dll

Nama Radio dan Televisi
1. IRIB (Radio Iran siaran bahasa Indonesia)
2. Hadi TV, tv satelite (haditv.com)
3. TV Al-Manar, Libanon, dpt diakses sejak April 2008, bekerja sama dengan INDOSAT
4. Myshiatv.com
5. Shiatv.net
6. Radio Silaturahmi (RASIL 720 AM) Jakarta

Nama Website
http://abatasya.net
http://www.jalal-center.com
http://www.fatimah.org
http://www.icc-jakarta.org
http://www.ahl-ul-bait.org
http://www.islammuhammadi.com/id/
http://ahmadsamantho.wordpress.com
http://www.islamalternatif.net
• ICAS (icas-indonesia.org)
• Islamfeminis.wordpress.com
http://www.wisdoms4all.com/ind/
• Yapibangil.org
• Alitrah.com

Nama Blog
• Ahmad Samontho http://ahmadsamantho.wordpress.com/
• Anak bangsa http://umfat.wordpress.com/
• blog Ahlul Bait http://www.aimislam.com/links.html
• Cahaya ISLAM http://abuaqilah.wordpress.com/
• cinta Rasul http://cintarasulullah.wordpress.com/
• Eraalquran http://eraalquran.wordpress.com/
• GENCAR AHLULBAYT NUSANTARA http://musadiqmarhaban.wordpress.com/
• Haidarrein http://haidarrein.wordpress.com/
• Hikmah Islam http://farterh04.wordpress.com
• ICC http://www.icc-jakarta.com/
• Info syiah http://infosyiah.wordpress.com/
• ISLAM FEMINIS http://islamfeminis.wordpress.com/
• Islam syiah http://islamsyiah.wordpress.com/
• Jakfari http://jakfari.wordpress.com/
• Lateralbandung http://lateralbandung.wordpress.com/
• Luthfis http://luthfis.wordpress.com/
• Luthfullah http://luthv.wordpress.com/
• Ma’ashshadiqin http://comein.blogs.friendster.com/
• Madinah Al-hikmah http://madinah-al-hikmah.net/
• Nargis http://mashumah.wordpress.com/
• Pak Jalal http://www.jalal-center.com/
• Ressay http://ressay.wordpress.com/
• Pelita zaman http://www.pelitazaman.blogspot.com/
• Sahib Al-Zaman http://haidaryusuf.wordpress.com/
• Suara keadilam http://iwans.wordpress.com/
• TASNIM http://eurekamal.wordpress.com/
• Telaga Hikmah http://www.telagahikmah.org/id/index.php
• Wahabisme http://wahabisme.wordpress.com/
• Musa http://musakazhim.wordpress.com/
• Ahlulbayt http://keluargaabi.wordpress.com/
• dsb, masih banyak lagi

Ritual
1. Peringatan Maulid Nabi
2. Peringatan Idul Ghadir
3. Pelaksanaan ritual Shalat Iedain
4. Pelaksanaan ritual Lailatul Qadr
5. Peringatan Asyura.
6. Taqiyah
7. Majlis Doa Kumail, malam Jumat.
8. Ghadir Khum

Mukhtamar
Mukhtamar III Ikatan Jamaah Ahlu Bait Indonesia (IJABI) di Sulawesi, 28 Februari – 1 Maret 2008 dihadiri oleh seribu peserta dai Indonesia. Bertindak sebagai pembicara adalah Syaikh Muhammad Salak, wakil Majma’ Ahlul Bait Teheran, Ayatullah DR. Sayyed Muhammad Musawi, pimpinan ahlul bait London, Jalaluddin Rachmat Ketua Dewan Syurah Ijabi Indonesia.

Ikatan Jamah Ahlul Bait Indonesia (IJABI)
• Tanggal didirikan 1 Juli 2000 di Bandung, Jawa Barat
• Pendiri : Jalaluddin Rachmat, Dimitri Mahayana, Hadi Suwastio
• Ketua Dewan Syura : Jalaluddin Rachmat
• Ketuhan Pelaksana: Dimitri Mahayana
• Kebanyakan pengikut mereka dari kalangan pelajar
• Di tahun 2008 M
1. IJABI merupakan organisasi Syi’ah satu-satunya yang resmi
2. Tersebar di 33 propinsi
3. Anggotanya 5 juta orang, menurut pengakuan Jalaludin (tapi ini taqiyah)

Islamic Cultural Centre (ICC) Jakarta
Pendiri: Haidar Bagir, Jalaluddin Rakhmat, Umar Shahab
Direktur: Muhsin Hakimullah
Alamat : . Buncit Raya Kav. 35 Pejaten Barat Jakarta 12510
PO.BOX 7335 jkspm 12073 Telp.: 021-7996767 Faks.: 7996777

Yayasan Al Itrah Bagil Jawa Timur
• Tahun didirika: 1996 M
• Ketua: Ali Ridho Assegaf
• Wakil Ketua: Muhammad Baqir
• Sekertaris: Zaid Alaydrus
• Kegiatan Pendidikan:
1. Taman Kanak-kanak “al-Abrar”
2. Sekolah Dasar “Mitra Ilmu” dan telah dikunjungi oleh mentri pendidikan Iran saat dalam kunjungannya ke Indonesia.
3. SMP “Yapi”
4. Ma’had “Yapi”

Yayasan Az-Zahra Malang Jawa Timur
• Kegiatan pendidikan, Madrasah Al-Kautsar dari tingkat dasar sampai menengah.
• Membangun komplek perumahan seluas puluhan hektar

Sumber: Ditulis utuh dari buku “Fakta dan Data Perkembangan Syi’ah di Indonesia” hal.51-66 Oleh guru kami Al-Ustadz Farid Ahmad Okbah, MA -semoga Allah menjaga beliau-. Penerbit: Perisai Qur’an Cet.I/Sept 2012. (https://moslemsunnah.wordpress.com/fakta-dan-data-syiah-di-indonesia/
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PKS Palabuhanratu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger